Keberhasilan Kelompok Tani Sekar Mulyo dalam Memengaruhi Kebijakan Pemerintah Kota Batu Tahun 2009-2016

Hisab Akbar Regaty

Abstract


Artikel ini akan menguraikan faktor-faktor yang mampu mendorong keberhasilan sebuah organisasi civil society di tingkat desa untuk memengaruhi kebijakan pemberian bantuan oleh pemerintah daerah, dengan studi kasus kelompok tani Sekar Mulyo di Kota Batu. Pertanyaan yang diangkat adalah mengapa kelompok tani Sekar Mulyo berhasil memengaruhi kebijakan pemberian bantuan infrastruktur dan pertanian Kota Batu tahun 2009-2016? Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan merujuk data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa dokumen tertulis. Faktor-faktor yang menjadi penentu keberhasilan yang ditemukan adalah strategi kolaboratif organisasi civil society, modal sosial, dan hubungan klientelisme.


Keywords


civil society strategy; social capital; relationship of clientelism; Sekar Mulyo farmer group

Full Text:

PDF

References


Allen, Nathan. “Clientelism and the Personal Vote in Indonesia”. Dipresentasikan dalam Western Political Science Association Annual Conference, 23 Maret 2013 di Portland.

Aspinall, Edward dan Mada Sukmajati. 2015. Politik Uang di Indonesia: Patronase dan Klientelisme pada Pemilu Legislatif 2014. Yogyakarta: Penerbit PolGov.

Bailer, Stefanie. et al., 2009. “What Makes Civil Society Strong? Testing Bottom-up and Top-down Theories of a Vibrant Civil Society”. Conference of the Swiss Political Sciece.

Boix, Carles dan Daniel N. Posner. 1996. “Making Social Capital Work: A Review of Robert Putnam’s Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy.” The Weatherhead Center for International Affairs Paper No. 96-4. Boston: Harvard University.

Cohen, Jean L. dan Andrew Arato. 1994. Civil Society and Political Theory. London: MIT Press.

Cresswell, John W. 2003. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches 2nd Edition. California: SAGE Publication.

Dagher, Ruby. 2017. ”Civil Society and Development: A Reconcenptualisation”. Canadian Journal of Development Studies 38 (No. 1): 54-71.

Diamond, Larry. 1994. “Rethinking Civil Society: Toward Democratic Consolidation”. Journal of Democray 5 (No.3): 4-17.

Dinas Pertanian Kota Batu. 2016. “Data Inventarisasi Alat dan Mesin Pertanian Dinas Pertanian Kota Batu 2016 dan Data Hibah Bapeda Dinas Pertanian Kota Batu tahun Anggaran 2016-2017”.

Dwipayana, Ari. 2003. Membangun Good Governance di Desa. Yogyakarta: Institute of Research and Empowerment (IRE).

Fukuyama, F. 1999. “Social Capital and Civil Society”, The International Monetary Fund. Conference on Second Generation Reforms, 8-9 November 1999. Washington, D.C.: The Institute of Public Policy, George Mason University.

Hadiz, Vedi R. 2013. ”Decentralisation and Democracy in Indonesia: A Critique of Neo-Institutionalist Perspectives.” Working Papes Series No. 47 City University of Hong Kong. Southeast Asia Research Centre.

Harris, Jose. 2008. “Development of Civil Society.”, dalam The Oxford Handbook of Political Institutions. R.A.W. Rhodes, Sarah A. Binder, dan Bert A. Rockman (Eds.), New York: Oxford University Press Inc.

Kunreuther, Frances. 2011. “Grassroots Associations.” dalam The Oxford Handbook of Civil Society. Michael Edwards (Ed.). New York: Oxford University Press.

Mehta, Nayantara. 2009. “Nonprofits and Lobbying: Yes They Can!.” Jurnal Business Law Today 18 (No. 4).

Mohan, Giles. 2002. “The Disappointments of Civil Society: The Politics of NGO Intervention in Northern Ghana.” Political Geography 21 (No.1): 125–154.

Neuman, W. Lawrence. 2014. Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. 7th Edition. Essex: Pearson Education Limited.

Pemerintah Kota Batu. 2012. “SK Pengukuhan Walikota Batu No: 180/72/KEP/422.012/2012.” Kota Batu: Pemerintah Kota Batu.

Perdana, Aditya. 2009. “Civil Society dan Partai Politik dalam Demokratisasi di Indonesia.” Makalah Seminar Internasional ke-10: Representasi Kepentingan Rakyat pada Pemilu Legislatif. Salatiga: Yayasan Percik.

_____________. 2015. ”The Politics of Civil Society Organization (CSOs) Post-Reformation 1998.” Masyarakat: Jurnal Sosiologi 20 (No. 1): 23-42.

Putnam, Robert D. 1993. Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton: Princeton University Press.

Rai, Manoj Kumar. 2001. “Village Democracy and Civil Society.” Adult Education and Development (No. 56).

Short, John R. 1996. The Urban Order: An Introduction to Cities, Culture and Power. Cornwall: T.J. Press.

Wawancara dengan Budi, anggota kelompok tani Sekar Mulyo, 13 Maret 2017.

Wawancara dengan Hosli, Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Kota Batu, 24 Maret 2017.

Wawancara dengan Sugeng, Mantan BPD Desa Sidomulyo, Mantan Ketua Gapoktan Tanaman Hias Kota Batu, Mantan Koordinator Gapoktan se-Kota, Mantan Ketua Pedagan Tanaman Hias, Pengurus Perhimpunan Anggrek IND DPR MALANG RAYA, Anggota DPRD Kota Batu periode 2009-2014, dan 2014-2019, 24 Maret 2017.

Wawancara dengan Suharto, Kepala Desa Sidomulyo Kota Batu, 22 Maret 2017.

Wawancara dengan Sunari, Ketua Gapoktan Desa Sidomulyo, 14 Maret 2017

Wawancara dengan Tono, ketua kelompok tani Sekar Mulyo, 13 Maret 2017




DOI: https://doi.org/10.7454/jp.v3i1.57

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)