Presidentialized Party di Indonesia: Kasus Perilaku PDI-P dalam Pencalonan Joko Widodo pada Pilpres 2014

Ahmad Alhamid, Aditya Perdana

Abstract


Mekanisme Pemilu Presiden secara langsung mendorong partai politik untuk memilih kandidat yang paling populer sekalipun kandidat tersebut merupakan outsider partai. Hal ini memiliki resiko yakni partai atau ketua umumnya selaku principal akan kesulitan mengontrol dan mengendalikan agent atau outsider yang mereka usung. Presidensialisme setidaknya merubah perilaku partai politik dalam hal penominasian (nominating), pemilihan (electing), dan pemerintahan (governing). Melalui metode kualitatif dan pengumpulan data menggunakan wawancara, penelitian ini mengangkat studi kasus perilaku Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dalam pencalonan Joko Widodo sebagai Calon Presiden Republik Indonesia di Pemilu 2014. Dengan mengombinasikan model presidentialized party Samuels-Shugart (2010) dan Kawamura (2013) sebagai teori utama, ditambah dengan perspektif dari Poguntke-Webb (2005), studi ini menghasilkan beberapa temuan. Pertama, PDI-P walaupun tetap didominasi peran Megawati Soekarnoputri dalam keputusan partai, namun memanfaatkan popularitas sosok outsider, Joko Widodo, untuk memenangkan Pemilu 2014. Kedua, dalam kasus PDI-P ini, relasi principal-agent cukup unik karena principalnya hanya Megawati seorang mengingat peran sentralnya dalam partai. Adapun untuk agent terdapat dua pihak yaitu pertama para pengurus partai yang tunduk dengan Megawati, dan sejak Pemilu 2014, muncul agent kedua yaitu Joko Widodo yang mendapat mandat untuk mengelola eksekutif. Ketiga, terdapat beberapa dinamika konflik internal yang didominasi antar agent yang berbeda kepentingan. Keempat, Megawati selaku principal cukup kesulitan memegang/mengontrol agentnya yaitu Jokowi sehingga Megawati kerap mengingatkan dengan istilah “petugas partai”. Artikel ini berpendapat bahwa PDI-P mengalami presidensialisasi walaupun tetap memiliki karakter personalized party.


Keywords


Presidentialized party; presidensialisme; partai politik; Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

Full Text:

PDF

References


Agustina, Widiarsi, et.al. 2013. “Di Panggung Punggung Partai Banteng.” Majalah Tempo, No. 4228, 34-40 9-15 September.

Agustina, Widiarsi, et.al. 2014a. “Pesta ‘Anyep’ Partai Pemenang.” Majalah Tempo, No. 4259, 34-37 14-20 April.

Agustina, Widiarsi, et.al. 2014b. “Ujian Pertama Petugas Partai.” Majalah Tempo, No. 4255, 33-35, 17-23 Maret

Agustina, Widiarsi, et.al. 2014c. “Calon Presiden Menunggu Waktu.” Majalah Tempo, No. 4245, 28-34, 6-12 Januari.

Aminuddin, M. Faishal dan Moh Fajar Shodiq Ramadlan. 2015. "Match-All Party: Pragmatisme Politik dan Munculnya Spesies Baru Partai Politik di Indonesia Pasca Pemilu 2009." Jurnal Politik 1 (1): 39-74.

Creswell, John W. 2003. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches (2nd ed.). California: Sage Publications, Inc.

Creswell, John W. 2014. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Edisi Ketiga (terj.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fukuoka, Yuki, dan Djani, Luky. 2016. “Revisiting the Rise of Jokowi: The Triumph of Reformasi Or An Oligarchic Adaptation of Post-clientelist Initiatives?.” South East Asia Research, 24 (2), 204-221.

Gilang Fauzi. 2015. “Mega Tegaskan Status Presiden Jokowi Tetap Petugas Partai.” http://www.cnnindonesia.com/politik/20150721180244-32-67479/mega-tegaskan-status-presiden-jokowi-tetap-petugas-partai/ (23 Oktober 2016).

Hidayat, Syahrul. 2016. "An Islamic Party in Urban Local Politics: The PKS Candidacy at the 2012 Jakarta Gubernatorial Election." Jurnal Politik 2 (1): 5-39.

Karni, Asrori S., et.al. 2014. “Efek Luar Dalam.” Majalah GATRA, 12-15 20-26 Maret.

Kawamura, Koichi. 2013. “Presidentialism and Political Parties in Indonesia: Why Are All Parties Not Presidentialized?.” IDE Discussion Papers, (409), 1-30.

Komisi Pemilihan Umum RI. 2010. “Bab V Hasil Pemilu, Modul I Pemilih untuk Pemula KPU.” http://kpu.go.id/dmdocuments/modul_1d.pdf (4 Mei 2017).

Majalah Tempo No. 4260. 2014. “Joko Widodo: Saya Sudah Diberi Mandat 100 Persen.” 21-27 April, 46-47.

Mietzner, Marcus. 2014a. “How Jokowi Won and Democracy Survived.” Journal of Democracy 25(4), 111-125.

Mietzner, Marcus. 2014b. “Jokowi: Rise of A Polite Populist.” http://www.insideindonesia.org/jokowi-rise-of-a-polite-populist (25 April 2017).

Mietzner, Marcus. 2015. Reinventing Asian Populism: Jokowi’s Rise, Democracy, and Political Contestation in Indonesia. Hawai’i: East-West Center.

Poguntke, Thomas, dan Webb, Paul. 2005. “The Presidentialization of Politics in Democratic Societies: A Framework for Analysis.” dalam The Presidentialization of Politics: A Comparative Study of Modern Democracies. Thomas Poguntke dan Paul Webb (Ed.), Oxford: Oxford University Press.

Samuels, David J. 2002. “Presidentialized Parties: The Separation of Powers and Party Organization and Behavior.” Comparative Political Studies, 35(4), 461-483.

Samuels, David J., dan Shugart, Matthew S. 2010. Presidents, Parties, and Prime Ministers: How the Separation of Powers Affects Party Organization and Behavior. New York: Cambridge University Press.

Septian, Anton, et.al. 2014. “Lesi di Teras Rumah.” Majalah Tempo, No. 4259, 38, 14-20 April.

Tan, Paige Johnson. 2006. “Indonesia Seven Years after Soeharto: Party System Institutionalization in a New Democracy.” Contemporary Southeast Asia, 28 (1), 88-114.

Ufen, Andreas. 2006. “Partai Politik di Indonesia Pasca Suharto: Antara Politik Aliran dan Filipinanisasi”. Program Penelitian GIGA: Legitimasi dan Kemampuan Sistem Politik, (37), 2-45.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Wawancara dengan Ari Dwipayana pada hari Kamis, 06 April 2017.

Wawancara dengan Idham Samawi pada hari Jum’at, 24 Maret 2017.

Wawancara dengan Maruarar Sirait pada hari Minggu, 09 April 2017.

Wawancara dengan Muhammad Yamin pada hari Rabu, 29 Maret 2017.

Webb, Paul, dan Poguntke, Thomas. 2013. “The Presidentialisation of Politics Thesis Defended.” Parliamentary Affairs 66 (-), 646-654.




DOI: https://doi.org/10.7454/jp.v3i2.125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Ahmad Alhamid