Keluarga Politik Yasin Limpo Pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Gowa Tahun 2015

Zaldy Rusnaedy, Titin Purwaningsih

Abstract


Artikel ini menjelaskan tentang modalitas yang dimiliki keluarga politik Yasin Limpo pada pilkada di Kabupaten Gowa tahun 2015. Modal tersebut terdiri dari modal ekonomi, sosial, kultural dan politik. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa modal yang paling berpengaruh pada dasarnya merupakan warisan sumber daya yang dimiliki oleh salah seorang anggota keluarga senior dari keluarga tersebut yang menjabat sebagai bupati sebelumnya pada dua periode. Artikel ini berargumen bahwa penguasaan sumber-sumber yang kemudian diwariskan tersebut berdampak terhadap dukungan publik kepada kandidat dari keluarga tersebut pada pemilihan kepala daerah tahun tersebut. Warisan modal tersebut berupa warisan basis massa, warisan birokrasi dan warisan program unggulan yang merupakan modal yang paling berpengaruh. Superioritas keluarga Yasin Limpo di Kabupaten Gowa pada kenyataannya semakin kuat terbukti dengan dominasi keluarga tersebut pada pemilihan kepala daerah pada tahun 2015 yang berkompetisi sebagai kandidat-kandidat terkuat, yaitu Adnan Purichta Ichsan dan Tenri Olle.


Keywords


modalitas; keluarga politik; Pilkada

Full Text:

PDF

References


Asako, Yasushi, Takeshi Iida, Tetsuya Matsubayashi, dan Michiko Ueda. 2015. “Dynastic Politicians: Theory and Evidence from Japan.” Japanese Journal of Political Science 16 (1): 5-32.

Bakti, Andi Faisal. 2014. “Kekuasaan Keluarga di Wajo, Sulawesi Selatan.” dalam Politik Lokal di Indonesia. Henk Schulte Nordholt dan Gerry van Klinklen (Eds.) Jakarta: KITLV-Yayasan Obor Indonesia.

Bakar, Abu. 2016. “Politik Dinasti dan Pelembagaan Partai Politik Pengalaman DPC PDIP dan Keluarga Banteng di Kepulauan Selayar.” Al-Daulah, 1 (2): 105-119.

Bourdieu, Pierre. 1986. “The Forms of Capital.” dalam Handbook of Theory and Research for the Sosiology of Education. J. Richardson (Ed.). New York: Grenwood.

Casey, Kimberly. 2008. Defining Political Capital: A Reconsideration of Bourdieu’s Interconvertibility Theory. St Louis, USA: Lab for Integrated Learning and Technology: University of Missouri.

Dal Bó, Ernesto, Pedro Dal Bó, dan Jason Snyder. 2009. “Political Dynasties.” The Review of Economic Studies 76(1), 115-142.

Jati, Wasisto Raharjo. 2013. "Revivalisme Kekuatan Familisme dalam Demokrasi: Dinasti Politik di Aras Lokal." Masyarakat: Jurnal Sosiologi 18 (2): 203-231.

Field, Jhon. 2016. Modal Sosial. (edisi terj.) Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Fukuyama, Francis. 2010. Trust, Kebajikan Sosial, dan Penciptaan Kemakmuran (edisi terj.). Yogyakarta: Qalam.

Haryanto. 2014. Klanisasi Demokrasi Politik Klan Qahar Mudzakkar di Sulawesi Selatan. Yogyakarta: PolGov.

Hidayat, Syahrul. 2016. “An Islamic Party in Urban Local Politics: The PKS Candidacy at the 2012 Jakarta Gubernatorial Election.” Jurnal Politik 2 (1): 5-39.

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nordholt, Henk Schulte. 2005. “Desentralisasi di Indonesia: Peran Negara Kurang, Lebih Demokratis?.” (edisi terj.) dalam Politisasi Demokrasi Politik Lokal Baru. Jhon Haris, Kristian Stokke, Olle Tornquist (Eds.) (edisi terj.). Jakarta: Demos.

Prianto, Budhy. 2016. "Partai Politik, Fenomena Dinasti Politik dalam Pemilihan Kepala Daerah, dan Desentralisasi." PUBLISIA (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 1 (2) : -.

Purwaningsih, Titin. 2015a. "Politik Kekerabatan dalam Politik Lokal di Sulawesi Selatan Pada Era Reformasi (Studi Tentang Rekrutmen Politik pada Partai Golkar, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat Sulawesi Selatan Tahun 2009)." Ringkasan Disertasi. Depok : Universitas Indonesia.

_______________ .2015b. "Politik Kekerabatan dan Kualitas Kandidat di Sulawesi Selatan." Jurnal Politik 1 (1): 97-124.

Querubin, Paolo. 2012. Political Reform and Elite Persistence: Term Limits and Political Dynasties in the Philippines. APSA 2012 Annual Meeting Paper.

Rasyid, M. Ryaas. 1991. “Birokrasi Budaya Politik.” dalam Profil Budaya Politik Indonesia. Alfian dan Nazaruddin Syamsuddin (Ed.). Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Sidel, John. T. 2005. “Bossism and Democracy in the Philippines, Thailand, and Indonesia: Towards an Alternative Framework for the Study of ‘Local Strongmen’.” dalam Politicising Democracy. John Harriss, Kristian Stokke, dan Olle Tornquist. London: Palgrave Macmillan.

Smith, Daniel Markham. 2012. “Succeeding in Politics: Dynasties in Democracies.” Disertasi. California: UC San Diego.

Suaib, Eka dan La Husen Zuada. 2016. "Fenomena ‘Bosisme Lokal’ di Era Desentralisasi: Studi Hegemoni Politik Nur Alam di Sulawesi Tenggara." Jurnal Penelitian Politik 12(2): 51-69.

Wawancara dengan Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo (Bupati terpilih dari keluarga Yasin Limpo) pada 13 Juli 2017.

Wawancara dengan Basri Majid (Ketua Tim Pemenangan Pastikan-Mi) pada tanggal 24 Juli 2017.

Wawancara dengan Nursyam Amin (Ketua PPP Kabupaten Gowa/Partai pengusung Pastikan-Mi), pada tanggal 17 Mei 2017.

Woolcock, Michael. 2001. “The Place of Social Capital in Understanding Social and Economic Outcomes.” Canadian Journal of Policy Research 2 (1): 11-17.




DOI: https://doi.org/10.7454/jp.v3i2.116

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Zaldy Rusnaedy, Titin Purwaningsih